Sunday, 30 December 2012

Menyentuh Hati Pelanggan Dengan Cinta


Persaingan dalam dunia pemasaran dewasa ini semakin ketat, apalagi dengan berubahnya perilaku konsumen secara terus-menerus yang mengikuti perkembangan teknologi, ditambah dengan semakin cerdasnya konsumen dalam mengambil keputusan pembelian. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan baru agar perusahaan dapat menghadapi tantangan-tantangan tersebut.

Kami memahami bahwa kecenderungan yang dilakukan oleh pelanggan dalam mengambil keputusan pembelian dewasa ini lebih cenderung dipengaruhi oleh hati (emosional) pelanggan, baik pemuda, wanita, maupun pengguna internet, kini kecenderungan mereka dalam menentukan keputusan pembelian cenderung dipengaruhi oleh hati (emosional). Kami memahami bahwa pelanggan yang terpuaskan oleh produk atau layanan pemasar belum tentu mencintai produk atau layanan pemasar. Kami menyebut pelanggan yang mencintai produk atau layanan pemasar sebagai “Ultimate Customer.”

Karakteristik ultimate customer adalah:

1. Sangat mencintai produk dan layanan pemasar,
2. Memiliki kesetiaan yang tinggi terhadap produk perusahaan,
3. Adanya rasa memiliki (bagian dari perusahaan) dan bangga terhadap perusahaan,
4. Memiliki kepedulian yang tinggi terhadap perkembangan produk, perbaikan produk, kesempurnaan produk, dll.

Agar pelanggan yang kita miliki menjadi ultimate customer maka kita harus benar-benar mencintai pelanggan kita. Hal-hal yang perlu pemasar lakukan ialah:

1. Mencintai Pelanggan dengan Hati
Sering kita temui sekelompok orang yang sering bertemu dan berinteraksi dalam kurun waktu yang relatif lama namun sepertinya tidak pernah terbangun hubungan hati, sehingga ketika mereka berada di tempat yang berjauhan tidak ada lagi hubungan yang terbangun, semua kenangan kebersamaannya hilang dengan mudah begitu saja. Namun sebaliknya ada sebuah pertemuan yang baru pertama kali dan relatif singkat namun memberikan kesan yang sangat mendalam dan tidak mampu untuk dilupakan, hubungan inilah yang disebut hubungan hati. Jika rasa cinta telah terbentuk maka apapun yang dilakukan akan terasa indah, menyenangkan, dan ringan. Rasa cinta dengan hatilah yang perlu kita aplikasikan kepada pelanggan, sehingga berlakulah hukum cermin ”ketika pemasar mencintai pelanggan, maka pelanggan pun akan mencintai perusahaan.”

Rasa cinta terhadap pelanggan bisa kita lakukan dengan menjadikan pelanggan sebagai bagian dari perusahaan “keluarga besar perusahaan” kemudian mengkomunikasikannya (hubungan yang disengaja). Dengan begitu hubungan timbal balik akan dirasakan. Ketika perusahaan dan pelanggan telah menjadi keluarga besar, maka harus ada sebuah komitmen bersama untuk meningkatkan kesejahteraan bersama (maju bersama). Pemasar harus memiliki komitmen untuk bisa meningkatkan kesejahteraan pelanggan dengan cara seperti: melayani pelanggan dengan penuh kasih sayang, memberikan perhatian yang optimal kepada pelanggan, memberikan kepuasan optimal, memberikan kepedulian dan dorongan kepada pelanggan untuk bisa sukses dalam hal-hal tertentu (memberikan motivasi, bimbingan, pelatihan, konsultasi, bantuan, pencerdasan, dll bagi pelanggan yang membutuhkan), pemasar yang mencintai pelanggannya tidak rela jika pelanggannya terkecewakan, oleh karena itu mereka harus mengetahui kondisi kepuasan pelanggannya setiap waktunya, mengetahui & memenuhi keinginan dan kebutuhan pelanggan setiap waktunya dan terus melakukuan perbaikan secara terus menerus. Dengan begitu pelanggan pun akan mencintai perusahaan.

2. Menjadi Pemasar yang Dipercaya
Pemasar harus memiliki citra baik di mata pelanggan agar pelanggan mencintai dan merasa bangga dalam mengonsumsi produk perusahaan. Pemasar disini harus terkenal dengan kejujurannya dengan memberikan informasi apa adanya, menginformasikan kekurangan dan kelebihan produk (tidak ada yang ditutup-tutupi), salah besar jika seseorang pemasar berkata “Saya tidak bohong, tetapi saya juga tidak bicara yang sebenarnya.” Bagaimanapun juga cepat atau lambat pelanggan akan mengetahui keadaan yang sebenarnya. Dari situlah pelanggan akan menilai kejujuran dari pemasar. Jika ternyata apa yang dikatakan pemasar tidak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya, maka pelanggan akan kecewa dan mereka cenderung akan menceritakan pengalaman kekecewaannya kepada lingkungannya akibatnya pemasar tidak dipercaya lagi oleh pelanggan dan orang banyak, begitupun sebaliknya. Pemasar pula harus mampu memberikan layanan prima kepada pelanggan misalnya mampu melayani 24 jam dalam sehari, 7 hari dalam seminggu, siap mengantarkan produk kepada konsumen dengan segera, dll.

Studi Kasus #1
Penduduk Indonesia dalam kehidupan sehari-harinya tidak bisa terlepas dari HP. Hal ini terbukti dari penelitian yang dilakukan oleh Roy Suryo yang termuat dalam www.x-phones.com (2001) menyebutkan bahwa ternyata 92,9% orang Indonesia membawa ponsel ketika liburan, dan fakta menarik lainnya adalah 54% orang Indonesia tidur dengan ponsel di sampingnya. Lalu 82,9% pengguna ponsel Indonesia suka bicara ringkas dan langsung ke pokok masalah. Alasannya karena harus bayar sendiri (81%) dan biaya airtimenya mahal (62%). Selain itu, fitur SMS cukup digemari pengguna ponsel karena dipakai oleh 63% responden. Orang Indonesia pun cukup ‘sopan’ karena mau mematikan ponselnya di bioskop (80%). Dengan melihat data tersebut dapat disimpulkan bahwa alat komunikasi HP tersebut tidak dapat terlepas dalam setiap aktivitas masyarakat. Oleh karena itu kami rasa HP dapat menjadi salah satu media efektif untuk melakukan promosi pemasaran, dll. Banyak perusahaan-perusahaan besar yang memfasilitasi web mereka dengan dua versi baik yang bisa diakses dengan PC, laptop tetapi juga dapat diakses dengan HP seperti yang di lakukan oleh kaskus yang dahulu hanya bisa di akses via PC atau laptop tapi kini hadir dengan via mobile. Sehingga kami mempunyai gagasan baru dengan menciptakan suatu program aplikasi pada HP (mobile phone) yang menjadi fasilitas promosi perusahaan pada pelanggan secara langsung, yang sangat memberikan kemudahan dan dirasa memiliki kedekatan emosional antara perusahaan dan pelanggan lebih tinggi karena setiap transaksi/interaksi yang dilakukan antar pengguna akan ada nada pemberitahuan langsung kepada HP mereka sehingga transaksi/interaksi antara pelanggan dengan perusahaan lebih mudah, murah, dan efisien. Dengan begitu kedekatan emosional antara perusahaan dan pelanggan dapat harmonis.

Studi Kasus #2
Sistem pemasaran yang dilakukan oleh Samsung benar-benar mampu menyentuh hati (emosional) wanita dengan meluncurkan ponsel Samsung tipe T500, yang mampu merambah ke posisi ketiga dengan tingkat pertumbuhan tertinggi dibandingkan dengan pesaingnya. Di tengah persaingan global yang masih kembang kempis, tahun 2002 lalu Samsung cenderung menuai angka pertumbuhan cukup fantastic yaitu sebesar 49%. Produk ponsel yang dikeluarkan Samsung tipe T500, ponsel ini unik karena diposisikan layaknya “perhiasan” bagi para wanita penggunanya. Lebih menarik lagi fitur-fitur yang ditawarkannya dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan spesifik kaum wanita, seperti mengecek siklus bulanan wanita, mengawasi dan mengukur tingkat kegemukan, mengukur kalori lemak yang dibakar tubuh bagi para penggunanya yang sedang diet, menghitung potensi periode kehamilan dan sebagainya sehingga dapat membantu pelanggan mengelola emosinya, hal tersebut sangat menyentuh hati pelanggan.


Source : www.the-marketeers.com

Kisah Sukses Pendiri Kaskus

 Ambil positifnya yuk dari kisah sukses anak Bangsa ini :)

Awalnya Andrew Darwis mendirikan Kaskus bertujuan untuk mengembangkan hobinya berkomunitas di dunia maya. Namun kini, Kaskus menjadi situs komunitas terbesar di Indonesia.

"Awalnya Kaskus dibuat untuk menyalurkan hobi berkomunitas saya di internet," katanya. Obsesi terbesarnya sejak awal masa kuliah di Amerika Serikat pada 1999 itu, sulit tercapai, karena tak ada satu pun situs komunitas di Indonesia.

Pada awalnya perjalanan bisnis Kaskus sangat lambat, untuk menggaet anggota satu orang saja, butuh waktu lama. Bayangkan, dalam seminggu saja mereka hanya mampu mengundang paling banyak tiga orang. Kondisi itu bertahan selama mereka sekolah dan bekerja di AS.

Kemudian, setelah perkembangan internet semakin pesat di Indonesia, dua sekawan itu bersepakat pulang ke Indonesia untuk mengelola situs komunitas di negerinya sendiri. Dari sebuah kantor di kawasan Jakarta Kota, awal 2008, mereka bahu membahu mengelola situs. Dua bulan berselang, Kaskus resmi menjadi perusahaan profesional dengan nama PT Darta Media Indonesia.

Setelah itu, Kaskus terus berbenah. Bersama timnya, Andrew tak segan turun langsung menangani perusahaan hingga ke masalah promosi. Pada enam bulan pertama sejak menjadi perusahaan profesional, perkembangan Kaskus terbilang stagnan.

Namun dengan perjuangan keras, kondisi sulit itu berubah membaik, hingga akhir 2008. Darwis mengklaim, jumlah anggota komunitasnya tumbuh empat kali lipat dari semula. Jumlah itu membuat keanggotaan Kaskus yang berasal dari seluruh dunia menjadi yang terbanyak dibanding siapa pun dan tanpa dipetakan kisarannya.

Akibatnya, perusahaan memutuskan untuk menambah server baru yang hingga saat ini tercatat sudah memiliki 26 server di Indonesia dan dua lainnya di AS. "Kita juga akan menambah dua server lagi di Indonesia untuk kenyamanan akses," ungkap Andrew.

Saat ini keanggotaan yang masuk ke kaskus mencapai 1,1 juta orang. Tidak hanya mampu menggaet anggota baru dalam kisaran 150-250 orang per hari, banyak kaskuser (anggota komunitas Kaskus) yang sudah bertahun-tahun menjadi anggota, tetap setia aktif menjadi anggota.

Dari sekian banyak konten dalam Kaskus.us, tanpa ragu Andrew menyebut konten Jual Beli dan Lounge sebagai terfavorit dikunjungi kaskuser. Para kaskuser yang berasal dari seluruh pelosok Indonesia itu bisa memanfaatkan konten ini untuk transaksi bisnis online. Dalam sehari saja, 80 ribu daftar barang, diikutkan dalam forum jual beli (FJB).

Karena terus tumbuh, pemasukan iklan ke perusahaan pun mengalir. Kata Andrew, awalnya konten iklan sangat sulit didapat karena banyak perusahaan yang tidak mengenal Kaskus.

Namun, karena usaha keras dan upaya mengenalkan Kaskus ke publik secara terus menerus, perusahaan-perusahaan yang ingin mengiklankan produknya dalam kasus terus meningkat dan bahkan banyak yang masuk daftar tunggu.

Berkat iklan, perusahaan kini mampu mempekerjakan hingga 24 orang di spesialisasinya masing-masing. Tidak hanya itu, semakin sehatnya keuangan perusahaan juga ditunjukkan oleh megahnya kantor mereka. "Memang masih sewa tapi kita akan terus berjuang untuk yang terbaik," tukasnya. (*/ dari berbagai sumber)

http://ciputraentrepreneurship.com/teknologi-informasi/1138-kisah-sukses-pendiri-kaskus.html

Saturday, 29 December 2012

Masalah, I Love You

Satu lagi artikel bagus yang saya ambil dan saya rasa cukup bagus untuk kita terus optimis dalam menghadapi permasalahan kehidupan dimana setiap ada masalah maka itu akan membuat kemampuan kita semakin meningkat asal kita selalu positif thinking dan tidak cepat putus asa. Oke silahkan dibaca dan diambil manfaatnya :)

Masalah, I Love You

Hidup sulit, apa itu?

Seorang remaja baru punya mobil.  Mobilnya bekas, tapi masih bagus.  Setelah seminggu berbangga-bangga dengan mobil itu, sang mobil mogok.  Ia pun mencoba mencari-cari sumber masalahnya.  Setelah dua jam mengotak-atik, masalahnya tak ketemu juga.  Akhirnya, ia dorong mobil kebanggaannya ke bengkel terdekat.  Untung bengkelnya sedang sepi.  Maka montir di bengkel itu segera bisa menangani masalahnya.  Dan tak lebih dari lima menit, mobil tersebut hidup lagi dan bisa digunakan.  Rupanya hanya ada kabel yang kendor.

Saudara, ternyata masalah mobil mogok itu mendatangkan kesulitan untuk sang remaja.  Tapi untuk montir mobil, masalah itu mudah saja.  Jadi apa itu kesulitan?  Secara sederhana, kesulitan adalah ketika seorang siswa kelas dua SD harus menghadapi soal kelas dua SMP, misalnya.  Artinya, sesuatu dikatakan sulit bila kemampuan anda di bawah masalah yang harus dihadapi.  Hidup mudah jelas sebaliknya.  Siswa SMP yang harus menyelesaikan masalah SD jelas akan mudah menyelesaikannya. Jadi kesulitan (atau kemudahan) itu adalah perbandingan masalah dan kemampuan anda.

Apakah hidup anda terus sulit?

Bila anda menilai hidup anda sekarang, apakah dipenuhi lebih banyak kesulitan atau kemudahan?  Bila anda merasa anda selalu dirundung kesulitan, berarti ada satu kesadaran yang harus ditimbulkan : Kemampuan anda tidak meningkat.  Dengan kemampuan yang tetap atau malah turun, maka hidup anda memang akan selalu sulit.

Kesadaran ini penting.  Karena dengan begitu, anda punya peluang untuk keluar dari kesulitan hidup anda.  Tentu anda akan benar-benar keluar dari kesulitan bila anda merubah tindakan anda.

Setelah kesulitan ada kemudahan

”Setelah kesulitan ada kemudahan” berasal dari kitab suci.  Untuk meraih kemudahan, anda harus melalui suatu kesulitan.  Mudah adalah ketika kamampuan anda lebih hebat dari masalah anda.  Jadi, kesulitan dalam konteks ini adalah proses anda dalam meningkatkan kemampuan diri.  Kenapa sulit?  Karena peningkatan kualitas diri adalah sesuatu yang anda tidak ketahui.  Kesulitan berasal dari ketidaktahuan itu.  Ketidaktahuan bukan hanya mendatangkan kesulitan, tapi juga ketakutan.  Nah, ketika anda berhasil mengatasi ketidaktahuan, kesulitan dan ketakutan itu, maka kemampuan anda pun meningkat.  Ketika kemampuan meningkat, anda akan mudah mengatasi masalah yang anda hadapi.

Ingin hidup terus mudah?

Jadi, bila anda ingin terus hidup dalam kemudahan teruslah meningkatkan kemampuan.  Atasi kesulitan-kesulitan yang anda rencanakan (terus belajar kemampuan-kemampuan baru).  Dengan begitu, anda akan terhindar dari kesulitan-kesulitan yang ditimbulkan masalah yang datang pada hidup anda.  Koq bisa? Karena anda telah punya kemampuan yang lebih dari masalah yang datang tersebut.  Itulah salah satu sebab kenapa anda diwajibkan belajar dari buaian sampai liang kubur.  Agar kemampuan anda terus meningkat dan membuat tak satu masalah pun menjadi cukup besar untuk mempersulit hidup anda.

Masalah, I Love You

Jadi, bagi anda yang terus belajar, anda akan bilang : ”Masalah, I Love You” bagi setiap masalah yang datang pada anda.  Bila masalahnya lebih kecil dari kemampuan, maka anda akan senang dan mudah menyelesaikannya.  Bila masalahnya lebih besar dari kemampuan, maka anda akan senang mendapatinya.  Kenapa?  Karena anda bisa belajar dan membuat kemampuan anda lebih meningkat lagi !!!

Sumber : http://www.pengembangandiri.com

Friday, 28 December 2012

Kisah sukses Aqua, rajanya air minum dalam kemasan


Jika kita membicarakan tentang air minum dalam kemasan, yang pertama muncul dalam benak kita pastilah Aqua. Memang merk yang satu ini telah menjadi top brand di Indonesia. Hampir setiap orang di Indonesia pasti tahu atau minimal pernah mendengar nama Aqua. Bagaimana kisah sukses Aqua sampai bisa seperti sekarang?

Kisah sukses ini berawal dari sosok Tirto Utomo(alm.) yang menggagas berdirinya Aqua. Pria kelahiran Wonosobo, 9 Maret 1930 ini menggagas lahirnya industri air minum dalam kemasan (AMDK) di Indonesia melalui PT Golden Mississippi pada tanggal 23 Pebruari 1973. Produk pertamanya saat itu adalah Aqua botol kaca 950 ml yang kemudian disusul kemasan AQUA 5 galon, pada waktu itu juga masih terbuat dari kaca.

Pada awal kemunculannya, Aqua tidak langsung menuai kisah sukses nya seperti sekarang ini. Bahkan tahun 1974 sampai 1978 adalah masa-masa sulit bagi perusahaan ini. Saat itu permintaan konsumen masih sangat rendah. Masyarakat kala itu masih “asing” dengan air minum dalam kemasan. Apalagi harga 1 liter Aqua lebih mahal daripada harga 1 liter minyak tanah.



Aqua tidak akan menuai kisah sukses bila langsung menyerah saat itu. Dengan berbagai upaya dan kerja keras, akhirnya Aqua mulai diterima masyarakat luas. Perlahan tapi pasti, merk ini semakin menorehkan kisah sukses nya. Bahkan tahun 1978, Aqua telah mencapai titik BEP. Dan saat itu menjadi batu loncatan kisah sukses Aqua yang terus berkembang pesat.

Pada saat itu, produk Aqua ditujukan untuk market kelas menengah ke atas, baik dalam rumah tangga, kantor-kantor dan restoran. Namun sejak tahun 1981, Aqua telah berganti kemasan dari semula kaca menjadi plastik sehingga melahirkan berbagai varian kemasan. Hal ini menyebabkan distribusi yang lebih mudah dan harga yang lebih terjangkau sehingga produk Aqua dapat dijangkau masyarakat dari berbagai kalangan. Di tahun 1981 ini juga, Aqua mengganti sumber airnya dari air sumur bor ke air dari mata air pegunungan.

Bahkan dalam segi kemasan pun, Aqua telah menjadi pelopor. Botol plastiknya yang semula berbahan PVC yang tidak ramah lingkungan, sejak 1988 telah diganti menjadi bahan PET. Padahal saat itu di Eropa masih menggunakan bahan PVC. Selain itu desain botol Aqua berbentuk persegi bergaris yang mudah dipegang telah menggantikan desain botol bulat Eropa. Bahkan botol PET ciptaan Aqua ini telah dijadikan standar dunia.

Kisah sukses Aqua tidak hanya sebatas di dalam negeri, tapi juga mancanegara. Sejak 1987, produk Aqua telah diekspor ke berbagai negara seperti Singapura, Malaysia, Fillipina, Australia, Maldives, Fuji, Timur Tengah dan Afrika. Berbagai prestasi dan penghargaan pun didapatkan baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Bahkan almarhum Tirto Utomo pun dinobatkan sebagai pencetus air minum dalam kemasan dan masuk dalam “Hall of Fame” . Dan berdasarkan survey Zenith International, sebuah badan survey Inggris, Aqua dinobatkan sebagai merk air minum dalam kemasan terbesar di Asia Pasifik, dan air minum dalam kemasan nomor dua terbesar di dunia. Sebuah prestasi yang membanggakan untuk produk dalam negeri.

Dari kisah sukses Aqua, kita dapat belajar bahwa inovasi itu sangat penting. Sebuah ide yang tampaknya nyeleneh atau tidak lazim, seringkali malah membawa kisah sukses yang besar. Jadi, jangan takut untuk berinovasi. Berinovasi atau bisnis anda mati :)

sumber : http://kisah2orangsukses.blogspot.com/

Followers